Minggu, 25 Desember 2011

Aplikasi Multimedia dan Pemasaran

Pentingnya Kreativitas dalam Multimedia 
Keunggulan bersaing perusahaan, sesungguhnya adalah keunggulan komunikasi sehingga masalah dalam bersaing adalah masalah dalam berkomunikasi. Dalam komunikasi, seperti halnya dalam arsitektur, lebih sedikit lebih baik. Anda harus mempertajam pesan agar masuk di pikiran konsumen. Keberadaan multimedia dapat membantu mempertajam pesan tersebut karena kelebihan multimedia adalah menarik indera dan menarik minat dan merupakan gabungan antara pandangan, suara, dan gerakan. 
Kreativitas adalah kemampuan untuk menyajkan gagasan atau ide baru. Sedangkan inovasi merupakan aplikasi dari gagasan atau ide baru tersebut.


Identifikasi Audien Sasaran
Identifikasi audien sasaran adalah melakukan identifikasi pada pasar yang ingin kita bidik atau dengan kata lain melakukan segmentasi pasar. Segmentasi pasar adalah tindakan membagi-bagi ke pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin menghargai variable untuk mendapatkan kelompok mana yang mengngkapkan peluang segmentasi terbaik.

Segmentasi pasar konsumen terbagi kedalam : 
1. Segmentasi geografi, merupakan pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yang berbeda, misalnya wilayah, negara, negara bagian, propinsi, kota, dan kepulauan. Kraft Foods memasarkan permen karet di Prancis, memasarkan es krim di Brasil, dan memasarkan pasta di Italia.
2. Segmentasi Demografi, adalah pasar dikelompokkan berdasarkan pendapatan, jenis kelamin, jumlah penduduk, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, pekerjaan, agama, ras, generasi, kewarganegaraan, dan kelas sosial. 
Limousine, Mercedes Benz, Audi membidik pasar berpenghasilan tinggi. Kemudian perusahaan yang paling mengagumkan di Prancis, yaitu L`Oreal membidik sasarannya pada wanita dengan "Passion for beauty". Olay membidik pasar ras Amerika-Afrika. Olay merupakan perusahaan kosmetik yang menggunakan positoning "Love the skin you`re in". 
3. Segmentasi Psikografi, mengelompokkan pasar dalam variable gaya hidup, nilai, dan kepribadian. Gaya hidup ditunjukkan oleh orang-orang menonjol dari pada kelas sosial. Minat terhadap suatu produk dipengaruhi oleh gaya hidup, maka barang yang dibeli oleh orang-orang tersebut untuk menunjukkan gaya hidupnya. 
4. Segmentasi perilaku, membagi kelompok berdasarkan status pemakai, kejadian, tingkat penggunaan, status kesetiaan, tahap kesiapan pembeli, dan sikap.
5. Segmentasi manfaat, mengklasifikasikan pasar berdasarkan atribut (nilai) atau manfaat yang terkandung dalam suatu produk. Konsumen membeli jam, pertimbangan yang dipakai mungkin ketepatan, ketahanan, ketahanan terhadap air, gaya, atau manfaat lain yang khusus, sedangkan pada pasta gigi beberapa konsumen menginginkan flouride, kesegaran bernafas, manfaat anti gigi berlubang, mengurangi plak gigi, dan lain-lain.
6. Segmentasi komunitas internet, adalah segmentasi komunitas on-line dari orang-orang yang saling berinteraksi. segmentasi komunitas internet bisa terdiri dari, komunitas minat, komunitas relasi, komunitas transaksi, dan komunitas profesional. 
7. Segmentasi pasar industri. Pasar industri dapat disegmentasikan menurut varibel demografi, variabel operasional, pendekatan pembelian, faktor situasional, dan karakteristik pribadi.

Dikutip dari berbagai sumber

Senin, 19 Desember 2011

Kabel UTP dalam sebuah jaringan LAN

Dalam sebuah konstruksi jaringan lokal komputer tak bisa dipungkiri bahwa adanya keterlibatan penggunaan kabel UTP sebagai media untuk menghubungkan antar perangkat dalam suatu jaringan. Kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair adalah kabel yang paling umum dan sering digunakan dalam jaringan LAN. Pemasangan kabel UTP harus sesuai dengan standarisasi yang telah ditentukan. Karena apabila ada sedikit saja kesalahan dalam mengurutkannya maka akan terjadi trouble atau tidak memungkinkan adanya koneksi. 

Susunan kabel UTP dapat dibedakan menjadi 2 jenis :
1. Straight (lurus)
2. Cross (silang)

Kabel UTP dengan susunan Straight digunakan untuk menghubungkan antara dua device yang berbeda, contohnya : dari komputer ke hub, atau switch ke hub. Pada kasus Straight, ujung kabel di kedua device(perangkat) adalah sama, seperti di bawah ini : 

1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Biru
4. Hijau
5. Putih Hijau
6. Biru
7. Putih Coklat
8. Coklat

Sedangkan kabel UTP dengan susunan Cross digunakan untuk menghubungkan antara dua device yang sama, contohnya : switch ke switch, atau hub ke hub. Namun kedua ujung kabel di kedua device (perangkat) berbeda, seperti di bawah ini :

Urutan Ujung A ( sama seperti Straight ) : 

1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Biru
4. Hijau
5. Putih Hijau
6. Biru
7. Putih Coklat
8. Coklat

      Urutan Ujung B :
  1. Putih-hijau
  2. Hijau
  3. Putih-orange
  4. Biru
  5. Putih-biru
  6. Orange
  7. Putih-coklat
  8. Coklat
Sekian dulu penjelasan mengenai kabel UTP dan susunannya dalam sebuah jaringan LAN. Semoga dengan tulisan sederhana ini bisa membantu teman-teman.